Sabtu, 15 Maret 2014

Malam Minggu Kelabu


Sebagai BMI Hongkong yang stay out (tinggal di luar) bagiku mempunyai kenikmatan tersendiri, setelah bekerja seharian kemudian bisa bebas ketika malam tiba, senangnya bagai baru keluar dari penjara.
        Alkisah, pada malam minggu pulang kerja sekitar pukul 6 sore, aku sedang asyik berjalan sambil berkhayal. Pulang kerja bareng sang kekasih, trus jalan-jalan lalu dinner bersama, uiiiiiiyyyy…romantisnya. Aku pun senyum-senyum sendiri kayak orang kurang waras. Tak sadar ternyata ada om-om dari cina daratan ngikutin aku, lalu om itu mendekat ngajak kenalan. “Oalah…ini orang, nggangguin aja, nggak tahu meh, aku lagi asyik berkhayal dengan Sang Arjuna,” gerutuku dalam hati, lalu aku terus berjalan tanpa menghiraukannya, tapi om itu tidak juga menyerah.
        “Lei kiu meng meng a leng loi? Namamu siapa cantik?” tanyanya sambil prengas-prenges.
        “Em wa pei lei dheng a. Nggak bakal tak kasih tahu kamu.” Jawabku cetus sangking sebelnya.
        “Tim kai a? Ngo yiu co lei bang yau a. Kenapa? Aku ingin jadi temanmu.”
        Kali ini aku tak menjawab, aku berusaha menghindar dengan sedikit berlari, eh…dia ikutan lari, aku berhenti dia ikut berhenti. Bener-bener pengen tak jotos ni orang, tanganku mengepal geram, tapi tak sampai hati aku melakukannya, bisa-bisa aku masuk penjara. Hehe
        Tiba-tiba dari arah depan melintas bus nomor 35. Pas banget, bus jurusan ke tempat tinggalku. Tanpa menunggu lama kulambaikan tangan agar busnya berhenti, tapi sopir bus tak menghiraukan lambaianku, bus tetap melaju melewatiku yang berdiri di pinggir jalan, ternyata penumpang sudah penuh. Anda kurang beruntung!!!
        Aku berhenti di halte bus, menunggu bus selanjutnya, om itu masih mengikuti dan menggodaku. Sudah lewat 15 menit, bus belum juga datang, sementara telingaku sakit mendengar kicauan makhluk kurang kerjaan di sampingku, akhirnya kuraih handset dari dalam tas, kuputar mp3 dengan volume tinggi agar aku tidak mendengar lagi kicauannya.
        Tak juga menyerah, om tadi pindah posisi berdiri di depanku dan semakin mendekat. Duh, semakin muak saja aku dibuatnya, kuarahkan pandanganku ke atas, pada senja yang merona. Pemandangan yang indah mempesona, diiringi lagu I Miss You by Irwansyah feat. Zaskia sedikit menghibur malam mingguku yang kelabu.
        Tepat pukul 6:30 bus datang, segera kuayunkan kakiku naik ke dalam bus tanpa kulirik sedikit pun makhluk aneh itu. Ya nasib ya nasib, mengapa begini, baru saja di goda makhluk langka, sekarang di dalam bus bertemu cowok pakistan yang sok cool dengan gayanya yang playboy mempersilahkanku duduk di sampingnya karena tinggal itu satu-satunya tempat duduk yang tersisa.
Ngapuntene duh Gusti…apes tenan malam ini. Ibarat pepatah bilang keluar dari bahaya masuk lubang buaya, tepuk jidat sambil duduk.
        Tak mau ambil pusing dengan cowok berhidung mancung di sebelahku, aku siap action berpura-pura tidur bersandar di kursi. Aman! Setidaknya aku terhindar dari rayuan gombal, xixixi… 

2 komentar:

  1. heheheheheh seru pisan euy.... menikmati kisah-kelabunya :-)

    BalasHapus
  2. euyyyyy...seru apanya? kelabu gitu hehehe

    BalasHapus