Rabu, 28 Januari 2015

Ngidam Kopi

Kopi lebih berarti daripada Doi. Hmmm…apa ya maksudnya? Saya kok jadi bingung. Duh pusiiingggggg…(niru gaya Peggy melati harum mewangi sepanjang hari). Kopi memang sering bikin orang pusing, apalagi bagi pecandu kopi. Sehari saja tak minum kopi, rasanya keliyengan oey!
Dua sahabat karib ini bernama Eka dan Putri, dara muda yang hobi fashion dan dunia jahit menjahit. Pada minggu siang yang kelewat cerah, pasalnya matahari begitu garang dan panas hingga suhu mencapai 35 derajat. Ditambah ujian kursus menjahit yang bikin otak mendidih membuat Eka dan Putri kian tersiksa. Bahkan Eka nyaris pingsan karena tadi pagi belum minum kopi. Saat jam istirahat tiba, Eka bergegas membeli kopi dan segera meminumnya. Seperti orang kesurupan, mak cliiiiiing…matanya bersinar. Kepala yang tadi berputar-putar mendadak berhenti.
Menyaksikan perubahan drastis Eka yang disebabkan dengan segelas kopi, Putri hanya geleng-geleng kepala.
“Ka, aku pengen banget minum starbuck café.” ucap Putri dengan gayanya yang polos dan lugu.
Kini giliran Eka yang geleng-geleng kepala mendengar ucapan Putri. Pasalnya sudah 6 tahun Putri bekerja di Hong Kong sekali pun ia belum pernah mencicipin minuman favorit yang harganya pun tak mahal-mahal amiiitttt. Ternyata ada juga orang ngidam Starbuck Café. Hahahahha…
dimuat Koran SUARA edisi Vol.V No. 250 23 Januari 2015

1 komentar: