Seperti pendakian pada umumnya, Dragon’s Back Trail menyuguhkan jalanan setapak tangga bertingkat dan jalur bebatuan di tebing yang meliuk mengikuti bukit. Pada awal pendakian, track tangga bertingkat cukup menguras tenaga, tetapi udara yang sejuk dan panorama pemandangan yang indah cukup memanjakan mata untuk terus maju dan mencapai bukit.
Tidak sulit untuk
mencapai Bukit Dragon’s Back. Pada Minggu (6/9), kami—Peri Biru (sebutan untuk
anggota forum lingkar pena) memulai perjalanan hiking dari MTR Shau Kei Wan
pukul 9 pagi. Lalu melanjutkan perjalanan dengan naik Bus no.9 di exit A3
selama 15 menit dan turun di Tai Tam Gap.
Kami bersepuluh berdoa
sebelum memulai pendakian yang dipimpin oleh Anna Ilham, ketua forum lingkar
pena Hong Kong. Dalam perjalanan yang baru beberapa menit, Ocuz Wina—Sahabat
Peri Biru yang bertugas sebagai petunjuk jalan mewanti-wanti
(memperingatkan-red) kami untuk menjaga stamina dan saling memantau dengan
sesama agar tidak ada yang tersesat. “Yang capek istirahat sejenak, usahakan
agar jangan sampai berpencar terlalu jauh.” kata Ocuz.
Track pendakian di Bukit
Dragon’s Back menurut Ocuz yang sebelumnya sudah cek rute, sebenarnya tidak
terlalu sulit. Namun, tetap saja stamina harus dijaga, mengingat hari itu
matahari sangat terik dan track tangga bertingkat diawal pendakian lumayan
tinggi.
Bukit Dragon’s Back
menyajikan pemandangan alam yang indah dan memesona. Hamparan gedung-gedung
apartemen di tepi bukit, berpadu dengan birunya langit dan hijau alam pebukitan
merupakan perpaduan warna yang apik dan alami. Di sebelah kanan bukit, terdapat
lapangan golf yang hijau, hamparan laut dengan pantai berpasir putih yang
indah. Juga terdapat dua pulau kembar di dekat perumahan-perumahan penduduk.
Lebih naik ke puncak, udara semakin sejuk dan jangkauan pandang ke alam bebas
semakin luas membuat pikiran fresh
dan rilex. Sangat cocok untuk
melegakan pikiran dari ketegangan aktifitas di rumah majikan atau masalah keluarga.
Setelah menuruni
bukit, Anda dapat menikmati kuliner BBQ yang terdapat pada kedai-kedai
sepanjang jalan menuju Big Wave Beach yang berada di bawah bukit. Alih-alih
menikmati kuliner, kami memilih tempat berteduh di pinggir pantai untuk
bersantap siang dengan bekal makanan yang kami bawa dari rumah. Puas menikmati
makan siang dan istirahat sejenak, saya mengajak teman-teman bermain air di
pantai. Konon, setelah kaki capek berjalan mendaki bukit, jika di rendam dengan
air laut atau air garam, kaki tidak akan njarem
(pegal-pegal-red) terutama bagi seseorang yang jarang melakukan pendakian.
Silahkan percaya atau tidak. Tapi saya merasakan sendiri, jurus ampuh tersebut.
Selain menikmati
pemandangan alam yang menakjubkan, pendakian di Bukit Dragon’s Back juga
menyajikan pantai yang indah dan nyaman untuk berenang atau hanya sekedar bermain
pasir putih. Memang tak menyesal rasanya melakukan pendakian di Bukit Dragon’s
Back.








0 komentar:
Posting Komentar