Kumandang
adzan di ujung fajar
Hembusan
angin semerbakbau bawang
Gemericik
air dan cicit kenari di pematang ladang
Mengukir
indah bingkai kenangan
Kaki
mengayuh sepeda juluk
Tatap
mata berbinar tenang
Nikmati
keindahan alam pedesaan
Alami
bukan buatan
Nian
jauh di sudut negeri
Bumi
serupa tatanan beton
Megah,
busungkan kesombongan
Kakikaki
melangkah cepat
Acuh
kan tapak tertinggal lari
Erangan
bagai gonggongan anjing
:
Individualisme
Desaku….
Di
sanalah ujung rindu
Dalam
keterbatasan dan kesederhanaan
Di
sanalah tempat kembali jiwajiwa rantau





0 komentar:
Posting Komentar